-->
×

Sekretaris Gapensi Geram Harga Semen Melonjak, Soroti Kinerja Dinas Terkait di Kota Bima

Wednesday, June 24, 2026 | June 24, 2026 WIB | 2026-06-24T02:20:11Z

Sekretaris Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Pancasila M. Haris

Kota Bima, TM – Kenaikan harga semen di Kota Bima menuai sorotan keras dari Sekretaris Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Pancasila M. Haris atau biasa disapa Aba Angga. Ia mengaku geram karena lonjakan harga dinilai tidak terkendali dan merugikan masyarakat, khususnya pelaku usaha konstruksi kecil.


Menurutnya, kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan dari dinas terkait. Padahal, keluhan mengenai mahalnya harga semen sudah disampaikan masyarakat sejak bulan lalu.


“Berarti dinas terkait tidak bekerja secara maksimal terhadap keluhan masyarakat bulan lalu,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini harga semen di sejumlah gudang di Kota Bima masih jauh di atas harga standar. Bahkan, harga per sak disebut telah mencapai angka Rp92.500.


“Karena sampai sekarang harga semen sangat melampaui harga standar Kota Bima,” jelasnya.


Kenaikan harga ini dinilai berdampak langsung terhadap pembangunan, baik proyek pemerintah maupun swasta. Biaya konstruksi meningkat, sementara daya beli masyarakat tidak mengalami kenaikan signifikan.


Ia pun mendesak pemerintah daerah melalui dinas teknis untuk segera turun tangan melakukan pengawasan distribusi dan harga di lapangan. Selain itu, perlu ada langkah konkret untuk menstabilkan harga agar tidak terus memberatkan masyarakat.


“Kalau dibiarkan, ini bisa menghambat pembangunan daerah dan menyulitkan masyarakat kecil yang sedang membangun rumah,” tambahnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai penyebab pasti kenaikan harga semen tersebut maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasinya. (Red

×