-->

Notification

×

Jalan Diblokir, Konflik Baralau–Tenga Memanas: Warga Kritik Minimnya Transparansi Aparat

Friday, May 22, 2026 | May 22, 2026 WIB | 2026-05-22T10:29:52Z

 

Aksi blokir jalan Warga

BIMA, TM — Ketegangan antarwarga di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, kembali memuncak. Aksi pemblokiran jalan terjadi di Desa Baralau pada Jumat sore (22/5/2026), menyusul konflik yang sebelumnya pecah antara warga Desa Baralau dan Desa Tenga.


Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Sejumlah warga tampak berkumpul dan menutup badan jalan, sebagaimana terlihat dalam video dan foto yang beredar luas di media sosial.


Salah satu sumber yang berada di lokasi membenarkan adanya pemblokiran jalan tersebut. Ia menyebutkan, situasi ini merupakan buntut dari ketegangan yang terjadi sehari sebelumnya.


“Ya, terjadi pemblokiran jalan di Desa Baralau. Kita tahu semalam ada ketegangan antara warga Baralau dan Tenga,” ujarnya, Jumat sore.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan maupun Pemerintah Kabupaten Bima terkait kronologis lengkap, penyebab, serta motif konflik antarwarga tersebut.


Ketiadaan informasi yang jelas memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Warga menilai lambannya penyampaian informasi dari pihak berwenang justru memperkeruh situasi.


“Sejauh ini belum ada penjelasan rinci dari aparat soal kronologis dan penyebabnya. Ini membuat masyarakat bertanya-tanya,” lanjut sumber tersebut.


Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pemerintah dan aparat keamanan agar kondisi tidak semakin memanas.


“Kami menilai sikap yang tidak transparan justru membuat informasi tersendat. Kalau dibiarkan, gangguan sosial seperti ini akan semakin sulit dikendalikan,” tegasnya.


Sementara itu, hingga kini aparat keamanan dan Pemerintah Kabupaten Bima belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan situasi di lokasi kejadian.


Kondisi di lapangan pun dilaporkan masih dalam pengawasan, sementara masyarakat berharap adanya langkah cepat dan komunikasi terbuka dari pihak berwenang guna meredam konflik. (Red

×