![]() |
| Pemerintah Provinsi NTB dan Pemda Bima saat melaksanakan Syafari Ramadhan |
Kota Bima, - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bima, bertempat di Masjid Al-Hidayah Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Selasa (3/3).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta Agathia Soedjoko Iqbal, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, SE., M.IP, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti. Turut hadir Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita Zubaidy, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, unsur Forkopimda Kabupaten Bima, alim ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya yang dirangkaikan dengan tausiah Ramadhan, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Bima. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk menghadirkan pemerataan pembangunan tanpa membedakan wilayah.
“Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan antara masyarakat di Mataram maupun di Bima. Pembangunan harus dirasakan secara adil di seluruh kabupaten/kota di NTB,” tegasnya.
Terkait layanan kesehatan, Gubernur menjelaskan bahwa upaya peningkatan fasilitas kesehatan terus dilakukan, termasuk mendorong peningkatan status rumah sakit agar mampu menangani penyakit-penyakit prioritas seperti stroke, jantung, dan layanan cuci darah. Sementara proses penguatan rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bima terus dipersiapkan, layanan rujukan di Pulau Sumbawa juga dioptimalkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain sektor kesehatan, Gubernur juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan provinsi, khususnya di Pulau Sumbawa, yang mengalami kerusakan cukup signifikan. Menurutnya, kerusakan tersebut tidak terlepas dari faktor lingkungan, termasuk berkurangnya tutupan hutan yang berdampak pada meningkatnya risiko bencana seperti banjir.
Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penghijauan di kawasan perbukitan dan hutan.
“Mari kita hijaukan kembali hutan dan bukit di daerah kita. Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi sebagai amal jariah bagi anak cucu kita,” ajaknya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan peninjauan terhadap kondisi keuangan daerah guna memastikan langkah-langkah strategis perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, memperkuat ketahanan pangan, serta mengembangkan sektor pariwisata.
“Tiga hal ini pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata tidak akan tercapai tanpa infrastruktur yang baik. Jalan harus bagus agar roda ekonomi bergerak lancar,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Gubernur NTB memohon doa dan dukungan masyarakat agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan adil dan bertanggung jawab, serta terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bima dalam memperbaiki kondisi alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB melalui Bank Syariah NTB berupa 50 paket sembako, 10 paket mukena dan sarung, serta 10 paket sajadah untuk takmir masjid. Selain itu, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi NTB menyerahkan bantuan sarung dan mukena.
Sementara itu, Baznas Provinsi NTB menyalurkan bantuan untuk fisabilillah berupa uang tunai sebesar Rp20 juta.
Dari Pemerintah Kabupaten Bima, diserahkan bantuan Al-Qur’an untuk masjid serta bantuan dari Baznas Kabupaten Bima berupa 27 paket sembako bagi fakir miskin. (Red)


