-->

Notification

×

Penanganan DAM Jebol di Piong - Sanggar Akan Ditindaklajuti Distabun

Wednesday, March 4, 2026 | March 04, 2026 WIB | 2026-03-04T12:45:27Z
Kondisi Dam mini yang jebol di Desa Piong Kecamatan Sanggar


Bima, - Dinas PUPR Kabupaten Bima melalui Kaepala Bidang (Kabid) Kabid Pengairan dan Irigasi menanggapi terkait Jebolnya DAM Mini di  Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima yang dihantam banjir beberapa minggu Lalu.

Kabid Pengairan dan Irigasi Edy menyatakan, pihaknya telah mengetahui dan melihat langsung kondisi DAM mini yang jebol di belakang Kantor Desa Piong tersebut. Bahkan kata dia, terkait kondisi itu PUPR telah mengusulkan ke Dinas Pertanian dan perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bima.

"Saya ditunjukin DAM itu dan bukan dari Dinas PU, Sudah diusulkan ke dinas pertanian. Nanti dinas pertanian yang tindaklanjuti melalui usulan konservasi dari dana APBN," ujar Edi dihubungi media tambora.info, Rabu (4/3/2026).

Edy menjelaskan, kehadirannya di lokasi saat itu guna memberikan masukan secara teknis kepada Dinas pertanian. Bahkan ia juga mengakui mengetahui anggaran mana untuk memperbaiki pembangunan DAM Mini Jebol di tersebut.

"Kami berikan pertimbangan teknis saja, apakah dibangun dari dana mana saya belum tau, apakah Dinas pertanian atau dana desa atau swadaya, yang jelas bukan dari PU," jelasnya.

Sebelumnya, PLT Kepala Piong mengatakan,  pihaknya tekah melakukan koordinasi dengan Dinas - terkait untuk menangani permasalahan di hadapi oleh petani saat ini.

"Kami sudah lapor masalah ini ke Dinas Pertanian maupun Dinas PUPR Kabupaten Bima, untuk segera menindaklanjuti aspirasai Petani Desa Kami terkait jebolnya DAM dan mencarikan solusi secepatnya," ujar Daturahman.

Daturahman menjelaskan, DAM tersebut satu - satunya DAM untuk mengaliri lahan pertanian di So Na'e, yang luasnya mencapai 200 hektar lahan pertanian.

'Ketika DAM ini tidak segera diperbaiki, pastinya akan berpengaruh pada Masyarakat yang bertani saat ini. Karna DAM ini satu - satu mengairi lahan pertanian petani padi di Desa Kam," jelasnya. (Red)

×