-->

Notification

×

PAD Retribusi Persampahan Kota Bima Melonjak di Triwulan I 2026, DLH Optimistis Target Rp950 Juta Tercapai

Thursday, March 26, 2026 | March 26, 2026 WIB | 2026-03-26T07:40:48Z
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M.,


Kota Bima, TM – Kinerja penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi persampahan di Kota Bima menunjukkan tren yang semakin menggembirakan. Hingga Triwulan I Tahun 2026 (Januari–Maret), realisasi penerimaan telah mencapai sekitar Rp125 juta.


Capaian tersebut menjadi sinyal positif dibandingkan periode yang sama pada dua tahun sebelumnya. Pada Triwulan I Tahun 2024, realisasi tercatat sebesar Rp77 juta atau 11,04 persen, sementara pada Tahun 2025 sebesar Rp76 juta atau 10,95 persen. Tahun ini, persentase capaian meningkat sekaligus diikuti lonjakan nominal yang signifikan.


Jika dibandingkan secara nilai, penerimaan Triwulan I 2026 mengalami peningkatan hampir 62 persen dari Tahun 2024 dan sekitar 63 persen dari Tahun 2025 pada periode yang sama. Angka ini bahkan berpotensi terus bertambah karena belum mencakup kontribusi retribusi dari masing-masing kelurahan.


Secara keseluruhan, target PAD retribusi persampahan pada Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp950 juta, meningkat dari target Tahun 2024 dan 2025 yang masing-masing sebesar Rp700 juta. Pada Tahun 2024, realisasi mencapai Rp349 juta atau 49,92 persen, kemudian naik menjadi Rp403 juta atau 57,59 persen pada Tahun 2025.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., mengapresiasi peran masyarakat dan seluruh pihak yang turut mendukung peningkatan penerimaan tersebut.


“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang semakin sadar dan taat dalam membayar retribusi, serta kepada petugas di lapangan yang terus bekerja meningkatkan pelayanan,” ujarnya.


Menurutnya, tren positif ini tidak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan, seperti penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS, penguatan layanan di titik-titik strategis seperti MBG, serta optimalisasi kinerja tim PAD di lapangan.


Ia juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kelurahan dalam mendorong kepatuhan masyarakat.


“Kami berharap para lurah dapat lebih aktif mengajak masyarakat di wilayahnya untuk membayar retribusi persampahan. Jika semua bergerak bersama, target tahun ini sangat optimistis bisa tercapai,” tambahnya.


DLH Kota Bima meyakini, dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah wilayah, dan penguatan sistem pembayaran, target PAD retribusi persampahan Tahun 2026 dapat dicapai secara maksimal guna mendukung peningkatan layanan kebersihan dan pengelolaan sampah di Kota Bima. (Red)

×