-->

Notification

×

Ketergantungan Tinggi pada Dana Pusat, DPRD Soroti Minimnya PAD Kabupaten Bima

Saturday, March 28, 2026 | March 28, 2026 WIB | 2026-03-28T07:20:22Z
Anggota DPRD Kabupaten Bima, Irwan, SH. 

BIMA, TM – Anggota DPRD Kabupaten Bima, Irwan, SH, menyoroti kondisi keuangan daerah yang dinilai masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.


Hal tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Bima belum mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan.


“Selama ini Kabupaten Bima hanya mengandalkan dana transfer pusat untuk membiayai belanja publik dan kebutuhan pegawai. Kita masih minim PAD,” tulisnya di Akun Facebook Pribanya Bang Rangga jumat (27/3/2026.


Potongan postingan akun Facebook Bang Rangg


Menurutnya, ketergantungan yang tinggi terhadap dana pusat dapat menjadi hambatan bagi kemandirian fiskal daerah. Ia menilai, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak terus berlangsung dalam jangka panjang.


Ia juga mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menggali potensi PAD, baik dari sektor pajak, retribusi, maupun pengelolaan aset daerah secara lebih optimal.


“Potensi daerah kita sebenarnya cukup besar. Tinggal bagaimana keseriusan pemerintah dalam mengelola dan mengoptimalkannya,” tambahnya.


Lebih lanjut, ia berharap adanya inovasi dan strategi yang lebih progresif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat.


Pernyataan ini pun menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya kemandirian fiskal daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bima. (Red)

×