Bima, - Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, mengakui telah mengajukan ke Dinas PUPR dan Dinas Pertanian dan Petkebunan (Distanbun) Kabupaten Bima terkait Kerusakan atau Jembolnya DAM mini di Desa Piong.
Kepala BPP menjelaskan, menindaklanjuti kerusakan DAM mini di Desa tersebut pihaknya telah berkoordinasi dan mengajukan ke PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Bima beberapa minggu lalu setelah Jebolnya DAM di hantam banjir waktu pada saat itu.
"Dam ini sudah diajukan oleh saya 2 minggu yang lalu ke PUPR dan Dinas pertanian, tinggal tunggu turun Tim SID.untuk finalisasi. Yang saya usul Dam piong ini, Regab Bangunan Konservasi," jelas Abdurahman Selasa (3/3/2026).
Abdurahman menjelaskan, penangan DAM di wilayah Kabupaten Bima ditangan langsung oleh Dinas PUPR , melalui Kabid Pengairan dan Irigasi (Pak Edi red). dan Irigasi tersier baru ditangani langsung Dinas pertanian.
"Tapi tetap kita koordinasi dua - duanya supaya ada solusi secepanya,' Jelasnya.
Abdurahman mengakui, Kerusakan DAM mini di Desa tersebut sudah di ketahui oleh Dinas PUPR. Bahkan kata dia, Kabid yang menangani Pengairan dan Irigasi sudah turun langsung ke lokasi guna mencek kondisi DAM yang Jebol saat ini.
"Pak Edi minggu kemarin beliau sudah cek langsung di lokasi bersama pak Kadis PUPR dan Pak syarif kabid,RPL Dinas pertanin dengan .saya juga," terangnya. (Red).


