![]() |
| Kondisi jalan lintas O’o–Karamabura, Kabupaten Dompu ditanami pohon pisang oleh warga |
Dompu, TM – Kondisi jalan lintas O’o–Karamabura, Kabupaten Dompu, kembali menjadi sorotan warga. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik dinilai semakin parah hingga mengganggu aktivitas masyarakat yang melintasi jalur tersebut.
Sebagai bentuk protes sekaligus menyampaikan keresahan, warga menanam pohon pisang di badan jalan yang mengalami kerusakan. Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum mendapatkan penanganan secara maksimal.
Warga mengungkapkan, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan semakin mengganggu mobilitas sehari-hari. Kondisi badan jalan yang rusak membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah.
Persoalan tidak hanya menyangkut kerusakan jalan. Warga juga menyoroti upaya penambalan yang sebelumnya dilakukan. Menurut mereka, penanganan tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan secara menyeluruh sehingga kerusakan kembali menjadi keluhan masyarakat.
Aksi menanam pohon pisang di tengah jalan dilakukan warga untuk menarik perhatian pemerintah daerah agar kondisi tersebut segera ditindaklanjuti.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Dompu tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi mempertimbangkan perbaikan secara menyeluruh terhadap ruas jalan O’o–Karamabura.
Warga berharap aspirasi tersebut mendapat respons serius dari pemerintah, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Bagi warga, kondisi jalan yang terus mengalami kerusakan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Mereka berharap pemerintah segera turun ke lapangan, melihat langsung kondisi jalan, dan menentukan langkah perbaikan yang lebih permanen.
Aksi tanam pisang itu pun menjadi pesan terbuka warga: jalan rusak bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi menyangkut kelancaran aktivitas dan kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Red)


