![]() |
| Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal |
MATARAM, TM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Kurang dari 24 jam setelah gempa mengguncang wilayah Flores, NTB mengirim 55 tenaga kesehatan, 34 ton beras, serta berbagai kebutuhan dasar untuk mendukung penanganan darurat di daerah terdampak.
Tim Solidaritas Kemanusiaan Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR BNN) secara resmi dilepas oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dari Kantor BPBD NTB, Minggu (16/8/2026).
Gubernur Iqbal mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas NTB kepada masyarakat NTT. Menurutnya, NTB memiliki pengalaman menghadapi bencana gempa besar sehingga memahami pentingnya kehadiran dan dukungan cepat bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat.
“Kita ingin hadir menunjukkan solidaritas kepada mereka. Untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Kita, tetangga mereka, ingin menjadi yang pertama hadir untuk membantu,” ujar Iqbal.
Iqbal mengungkapkan, sekitar satu jam setelah gempa terjadi, dirinya langsung berkomunikasi dengan Gubernur NTT Melki Laka Lena untuk menyampaikan kesiapan NTB memberikan bantuan.
Komunikasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan Gubernur Bali Wayan Koster guna membangun respons bersama melalui kerja sama regional Bali-NTT-NTB.
Menurut Iqbal, kecepatan pengiriman bantuan dalam waktu kurang dari 24 jam tidak hanya ditujukan untuk membantu korban bencana, tetapi sekaligus menjadi bagian dari uji kesiapsiagaan NTB dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Ini juga menjadi uji kesiapsiagaan kita. Seberapa cepat kita bisa bergerak ketika saudara kita membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Misi kemanusiaan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Provinsi NTB, Bulog, dunia usaha, rumah sakit, tenaga kesehatan, komunitas Flobamora, hingga sejumlah lembaga dan mitra lainnya.
Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa respons terhadap bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kekuatan bersama seluruh komponen masyarakat.
Iqbal menegaskan, keberangkatan tim tersebut membawa semangat kebersamaan seluruh masyarakat NTB untuk membantu warga NTT yang tengah menghadapi masa sulit.
“Yang hadir saat ini bukan lagi institusi, yang hadir saat ini adalah NTB, satu NTB. Kita bersama-sama hadir untuk kemanusiaan,” tegasnya.
Dengan diberangkatkannya tenaga kesehatan, bantuan pangan, dan kebutuhan dasar tersebut, NTB berharap dapat membantu mempercepat penanganan darurat serta meringankan beban masyarakat Flores yang terdampak gempa. (Red)


