![]() |
| Pekerjaan proyek di Desa Kawinda Tpi tanpa Papan Informasi |
Bima, TM – Pekerjaan proyek drainase di Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat.
Pasalnya, pekerjaan yang disebut berada di 4 titik tersebut hingga kini belum disertai kejelasan mengenai sumber anggaran dan informasi proyek yang dapat diakses publik.
Pantauan dan keterangan warga menyebutkan, di sejumlah lokasi pekerjaan tidak terlihat pelaksana proyek. Selain itu, papan informasi proyek juga disebut tidak terpasang di lokasi pekerjaan, sehingga masyarakat kesulitan mengetahui siapa pelaksana, nilai pekerjaan, sumber anggaran, maupun waktu pelaksanaan proyek.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait transparansi pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah.
Salah seorang warga, Ridho menyampaikan kritik melalui media sosial menilai, papan informasi seharusnya dipasang sejak awal pekerjaan, bukan setelah proyek berjalan atau ketika mulai mendapat sorotan.
“Seharusnya papan informasi itu sudah dipublikasikan dari awal, bukan di pertengahan pekerjaan atau saat ada kritikan,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat, khususnya warga Desa Kawinda To’i, Kecamatan Tambora, untuk ikut mengawasi setiap proyek yang dikerjakan menggunakan uang negara.
Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini demi kesejahteraan ribuan nyawa, bukan berdasarkan kepentingan pribadi dan kelompok,” tegasnya.
Ia juga meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa tidak tinggal diam, tetapi ikut mengawal proses pengerjaan proyek tersebut, mulai dari transparansi anggaran, kualitas pekerjaan hingga penyelesaian proyek.
Masyarakat berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, volume pekerjaan, pelaksana proyek serta dasar pelaksanaan 14 titik drainase tersebut.
Jika proyek tersebut memang bersumber dari anggaran pemerintah, keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan uang rakyat dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan. (Red)


