-->

Notification

×

Warga Tambora Layangkan Surat Terbuka ke Camat, Soroti Harga LPG yang Mencekik

Tuesday, June 9, 2026 | June 09, 2026 WIB | 2026-06-09T10:57:07Z
Tambora Media / AI
 

Bima, TM – Kenaikan harga LPG di wilayah Kecamatan Tambora kembali menuai sorotan dari masyarakat. Salah seorang warga, Ridho Insyan, menyampaikan kritiknya melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Camat Tambora, Fadillah.


Dalam surat tersebut, Ridho meminta agar pemerintah kecamatan segera mengambil langkah konkret dengan memanggil serta menggelar pertemuan bersama seluruh pengecer LPG di wilayah Tambora. Hal ini dinilai penting mengingat harga LPG yang beredar di tingkat pengecer dianggap sudah sangat membebani masyarakat, khususnya kalangan ekonomi lemah.


“Mohon kepada Camat Tambora agar segera memanggil dan merembuk para pengecer LPG. Harga yang ada saat ini sangat mencekik masyarakat yang kurang mampu,” tulis Ridho dalam suratnya.


Ridho juga menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menghalangi aktivitas usaha para pengecer. Namun, ia berharap adanya kesepakatan bersama terkait standar harga yang lebih wajar dan terjangkau, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Menurutnya, kondisi saat ini menunjukkan perlunya pengawasan serta penyesuaian harga agar tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, sekaligus mempertimbangkan daya beli masyarakat.


Surat terbuka ini pun menjadi cerminan kegelisahan warga Tambora yang berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari pemerintah setempat guna menstabilkan harga LPG di pasaran.


Dari informasi yang dihimpun, harga elpiji 3 kg di sejumlah titik di Tambora mencapai Rp70.000, Rp75.000 bahkan hingga Rp80.000 per tabung. Kondisi ini tentu sangat memberatkan masyarakat, terutama kalangan ekonomi kecil yang sangat bergantung pada gas bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kecamatan Tambora terkait permintaan tersebut. (Red

×