-->
×

Kolaborasi BEM UNBIM, ORMAWA dan LAMPAK NTB Gelar Workshop Bantuan Hidup Dasar untuk Tingkatkan Kepedulian Mahasiswa

Saturday, May 23, 2026 | May 23, 2026 WIB | 2026-05-23T09:55:15Z

BEM UNBIM MFH bersama ORMAWA UNBIM dan LAMPAK NTB

MATARAM, TM, -BEM UNBIM MFH bersama ORMAWA UNBIM dan LAMPAK NTB kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial dan kesiapsiagaan mahasiswa melalui kegiatan *Workshop Kesehatan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)* yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026.


Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus pelatihan praktis bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya penanganan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Workshop ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar penyelamatan hidup sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LAMPAK NTB, Ahmad Zam Zam Harir, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Bima Internasional, Idham Khalid, serta Ns. Ezar Hadiyan selaku Kepala Ruang ICU RS Universitas Mataram yang memberikan materi sekaligus demonstrasi praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD).


Dalam sambutannya, Ketua BEM UNBIM MFH, Adi Kurniawan menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki rasa kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat.


“Mahasiswa harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal di tengah masyarakat. Pengetahuan mengenai Bantuan Hidup Dasar sangat penting karena satu tindakan sederhana dapat menjadi penentu keselamatan seseorang,” ujarnya.


Melalui sesi materi, simulasi, dan praktik langsung, peserta mendapatkan pengalaman nyata mengenai teknik penanganan korban henti napas, henti jantung, hingga prosedur pertolongan pertama dalam kondisi darurat lainnya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan nilai kemanusiaan, empati, serta pengabdian sosial di kalangan mahasiswa.


Workshop tersebut membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga wadah membentuk karakter, solidaritas, dan jiwa kemanusiaan generasi muda.


Karena sejatinya, mahasiswa hebat bukan hanya mereka yang memiliki prestasi akademik, tetapi juga mereka yang siap hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat ketika dibutuhkan.


"Belajar untuk diri sendiri, berbagi untuk sesama, dan berdampak untuk kemanusiaan,"(Red) 

×