-->

Notification

×

Ketimpangan Pembangunan Disorot: Pulau Sumbawa Terabaikan, Tol Lombok Diprioritaskan?

Saturday, April 18, 2026 | April 18, 2026 WIB | 2026-04-18T03:18:04Z
Casman Singodimedjo


BIMA, TM – Kritik terhadap kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Ikbal, kembali mencuat. Kali ini datang dari Advokat  Senior, Casman Singodimedjo atau biasa disapa bang Casman, yang menyoroti belum adanya perubahan signifikan terhadap kondisi infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa, meski masa kepemimpinan telah berjalan lebih dari satu tahun.


Menurut Casman, berbagai narasi dan penyajian data yang ramai di media sosial tidak cukup menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait kerusakan jalan di sejumlah wilayah.


“Sejuta data yang dibangun di media sosial tidak akan memperbaiki jalan provinsi di Rabakodo, Wera, Soromandi, lintas Monta-Parado, hingga arah Pelabuhan Bugis. Pola lama seperti ini sudah membosankan bagi masyarakat,” ujarnya Sabtu (18/4/2026).


Ia menilai, selama 1 tahun 4 bulan kepemimpinan, belum terlihat implementasi gagasan baru yang berdampak nyata bagi masyarakat di Pulau Sumbawa. Kondisi jalan yang rusak di beberapa titik disebut masih menjadi keluhan utama warga, terutama yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.


“Di Pulau Sumbawa, belum ada implementasi gagasan baru yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Di sisi lain, Casman juga menyinggung adanya wacana pembangunan jalan tol di Pulau Lombok yang disebut tengah berproses di tingkat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB. Hal ini dinilai semakin mempertegas adanya ketimpangan perhatian pembangunan antara Pulau Lombok dan Sumbawa.


“Kalau gagasan baru seperti jalan tol di Lombok jelas sedang diproses. Tapi di Sumbawa, masyarakat masih bergelut dengan persoalan dasar yang belum terselesaikan,” tambahnya.
Kritik ini menjadi cerminan keresahan sebagian masyarakat yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan provinsi yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi NTB terkait kritik tersebut. Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan sekaligus langkah konkret guna menjawab harapan masyarakat, terutama di wilayah Pulau Sumbawa yang selama ini merasa tertinggal dalam pembangunan. (Red)

×