-->

Notification

×

Buka MTQ ke-35 Sape, Bupati Ady Mahyudi: Generasi Muda Harus Kuat Ilmu dan Adab

Tuesday, October 6, 2026 | October 06, 2026 WIB | 2026-10-06T11:29:30Z
Bupati Bima Ady Mahyudi saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 Tingkat Kecamatan Sape

 

Bima, TM — Bupati Bima Ady Mahyudi secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-35 Tingkat Kecamatan Sape, Senin malam (5/10/2026). Pembukaan yang dipusatkan di Arena Utama MTQ, Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sape, berlangsung semarak dan disambut antusias masyarakat.


Kehadiran Bupati Ady Mahyudi mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lokasi kegiatan. Rangkaian pembukaan diawali Pawai Taaruf yang diikuti seluruh kontingen dari desa dan sekolah se-Kecamatan Sape.


Pawai tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian syiar Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.


Turut hadir Anggota DPRD Dapil V, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima Fatahullah, S.Pd., pimpinan OPD, Plt. Camat Sape bersama unsur Muspika, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, ratusan kafilah serta masyarakat Kecamatan Sape.


Dalam kesempatan itu, Bupati Ady Mahyudi menyerahkan paket kitab suci Al-Qur’an dari Pemerintah Kabupaten Bima dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima kepada Camat Sape dan Ketua Panitia MTQ.


Selain dukungan pemerintah daerah, Bupati juga memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp5 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.


Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemerintah Kecamatan Sape yang telah mempersiapkan MTQ dengan baik. Menurutnya, MTQ tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi harus menjadi sarana membangun generasi yang memiliki iman, ilmu dan akhlak.


“Kita harus mengajarkan anak-anak pentingnya ilmu dan adab, membentengi putra-putri kita agar menjunjung tinggi nilai kesopanan, rasa hormat serta kasih sayang, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat,” ujar Ady.


Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan mengejar kecerdasan intelektual. Kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan kekuatan moral generasi muda.


Menurutnya, generasi yang berilmu harus tetap memiliki kesantunan, menghormati orang tua, mencintai sesama serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-35 Kecamatan Sape, Ustadz Idham, menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung selama sepekan, yakni 5–12 Oktober 2026.


Sebanyak 14 cabang lomba dipertandingkan dengan melibatkan 527 peserta yang berasal dari 18 desa se-Kecamatan Sape.


Pelaksanaan MTQ diharapkan tidak hanya melahirkan para juara yang unggul dalam kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membentuk generasi Mbojo yang mencintai Al-Qur’an, kuat dalam ilmu, santun dalam perilaku dan kokoh dalam menjaga persaudaraan.


Bagi masyarakat Sape, momentum kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


Dari Sape, semangat membangun Kabupaten Bima yang beriman, berkarakter dan bermartabat terus digaungkan melalui kegiatan yang menyatukan syiar agama dan kebersamaan masyarakat. (Red) 

×