![]() |
| Susana di lokasi polroyek KNMP di Desa Boro Sanggar |
Bima, TM — Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Dusun Loka, Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program yang merupakan prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan program yang berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan kawasan pesisir serta masyarakat nelayan secara terpadu, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Salah seorang tokoh masyarakat Dusun Loka, Nasarudin, menyampaikan bahwa kehadiran program KNMP cukup membantu masyarakat setempat. Ia berharap warga dapat dilibatkan dalam berbagai tahapan pelaksanaan program tersebut.
“Dengan adanya program ini, masyarakat sekitar cukup terbantu dan bisa dilibatkan dalam pelaksanaan program,” ujar Nasrudin Senin (29/9/2026).
Menurutnya, keberadaan KNMP juga memberikan harapan baru bagi masyarakat, terutama para nelayan. Ia menilai program tersebut memiliki potensi untuk mendorong perkembangan ekonomi masyarakat pesisir pada tahun-tahun mendatang.
“Kehadiran KNMP ini cukup menjanjikan untuk warga, lebih-lebih bagi nelayan di tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Sementara itu, pihak pelaksana atau kontraktor KNMP, Tedi, mengatakan bahwa selama pelaksanaan pekerjaan hingga saat ini pihaknya belum menghadapi kendala di lapangan.
“Alhamdulillah, selama ini belum ada kendala yang kami hadapi. Kalau pun ada kekurangan pada pekerjaan kami, mohon ditegur dan diberikan masukan yang sifatnya positif demi kelancaran pelaksanaan proyek ini,” ujarnya.
Tedi menjelaskan, masa kontrak pekerjaan KNMP tersebut dimulai pada Agustus hingga Desember 2026. Pihak pelaksana, kata dia, tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya menjamin mutu dan kualitas setiap pekerjaan yang dilaksanakan agar sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam kontrak.
“Kami tetap menjamin setiap mutu pekerjaan proyek ini sesuai RAB dan ketentuan yang ada. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Selain memastikan kualitas pekerjaan, Tedi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal setiap progres pembangunan KNMP. Menurutnya, pengawasan dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting agar pelaksanaan proyek dapat berjalan secara transparan dan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.
“Mari kita kawal bersama proyek ini. Berikan masukan positif untuk pelaksanaan proyek KNMP ini agar hasilnya berkualitas, sesuai RAB dan harapan kita bersama,” harapnya.
Dengan adanya keterlibatan masyarakat dan komitmen pelaksana dalam menjaga kualitas pekerjaan, KNMP di Dusa Boro diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga masa kontrak berakhir pada Desember 2026.
Masyarakat pun berharap pembangunan tersebut tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Boro, khususnya dalam mendukung aktivitas dan perekonomian para nelayan. (Red)


