-->
×

Penyegaran Birokrasi Dimulai, Wali Kota Bima Lantik Puluhan Pejabat Strategis

Wednesday, July 1, 2026 | July 01, 2026 WIB | 2026-07-01T05:01:34Z

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 89 pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kota Bima, 

BIMA, TM – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 89 pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Rabu (1/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah penyegaran birokrasi untuk memperkuat efektivitas pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Maja Labo Dahu, Kantor Wali Kota Bima, dan dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Ketua TP-PKK Kota Bima, para pejabat eselon II, III, dan IV, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bima, sebanyak 89 pejabat resmi dilantik untuk mengisi berbagai posisi strategis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Beberapa pejabat yang mendapat amanah baru di antaranya, Sri Rahayu yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda kini dipercaya sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). M. Auwaliyah ditunjuk sebagai Kepala Bagian Umum Setda, sedangkan Andi Farhan Akbar dilantik sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda.


Selain itu, Ilham dipercaya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda, Jainul Arifin sebagai Kepala Bidang Perhubungan pada Dinas Perhubungan, Syarifuddin sebagai Kepala Bidang pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), serta Hj. Badrah Ekawati sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.


Sementara itu, sejumlah pejabat lainnya juga mengisi berbagai jabatan strategis di tingkat bidang, seksi, maupun subbagian pada perangkat daerah.


Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun hukum.


"Pelantikan ini adalah amanah. Dengan sumpah jabatan yang diucapkan, maka melekat pula tanggung jawab moral dan hukum untuk mengabdi dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat Kota Bima," tegas H. A. Rahman H. Abidin.


Ia menjelaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menyegarkan birokrasi sekaligus menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.


"Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan adalah dinamika biasa dalam struktur pemerintahan. Tujuannya satu, menyegarkan organisasi dan menempatkan orang yang tepat sesuai kompetensi dan kebutuhan," ujarnya.


Wali Kota juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera bekerja dan tidak berlama-lama beradaptasi. Menurutnya, berbagai program prioritas Pemerintah Kota Bima harus segera dipercepat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, hingga penguatan ekonomi masyarakat.


Selain itu, ia mengingatkan seluruh aparatur untuk menjaga integritas, menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta membangun kerja sama yang solid antarperangkat daerah.


"Keberhasilan pemerintah tidak ditentukan oleh individu, tetapi oleh kekompakan seluruh jajaran. Karena itu, bangun sinergi, tingkatkan disiplin, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pesannya.


Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara, pengambilan sumpah jabatan, serta sesi foto bersama seluruh pejabat yang baru dilantik.


Dengan penyegaran birokrasi tersebut, Pemerintah Kota Bima berharap struktur organisasi yang baru mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih adaptif, profesional, dan memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat. (RED)

×