-->
×

Siswa Terkendala Jaringan, Pemkot Bima Hadirkan Solusi Internet Satelit untuk SMPN 12 Lelamase

Sunday, May 10, 2026 | May 10, 2026 WIB | 2026-05-10T04:56:57Z
Tambora Media / AI
 

KOTA BIMA,.TM – Keluhan masyarakat Kelurahan Lelamase terkait lemahnya akses jaringan internet akhirnya mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Bima. Keterbatasan sinyal yang selama ini dirasakan siswa di SMPN 12 Kota Bima dinilai telah menghambat proses pembelajaran berbasis digital yang kini menjadi kebutuhan utama di dunia pendidikan.


Sejumlah siswa dilaporkan kesulitan mengikuti kegiatan belajar mengajar, terutama saat mengakses materi daring dan platform pendidikan berbasis internet. Kondisi tersebut memicu perhatian publik setelah ramai disuarakan melalui media sosial.


Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan. Salah satu solusi yang tengah disiapkan adalah menghadirkan layanan internet berbasis satelit sebagai alternatif untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan jaringan.


Kepala Bidang TIK Dinas Kominfotik Kota Bima, Endang Sri Sumanti, menjelaskan bahwa Kelurahan Lelamase termasuk daerah yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan telekomunikasi konvensional.


“Wilayah Lelamase memang memiliki keterbatasan jangkauan sinyal. Ini menjadi tantangan, khususnya bagi sekolah yang sangat membutuhkan koneksi internet untuk mendukung pembelajaran,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).


Sebagai solusi sementara, pemerintah berencana menghadirkan layanan internet satelit Starlink di lingkungan SMPN 12 Kota Bima. Teknologi ini dinilai mampu menjangkau daerah blank spot yang sulit diakses jaringan fiber maupun seluler.


Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak pendidikan siswa tetap terpenuhi, meskipun berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur digital.


“Untuk jangka pendek, penggunaan layanan satelit menjadi opsi paling memungkinkan agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal. Ke depan, kami akan mengusulkan pengadaan jaringan ini secara berkelanjutan,” tambahnya.


Meski demikian, Pemkot Bima mengakui bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi secara menyeluruh. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan penyedia layanan, diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses internet di wilayah-wilayah blank spot.


Pemerintah Kota Bima berharap, dengan adanya langkah ini, siswa di SMPN 12 Lelamase tidak lagi tertinggal dalam mengakses teknologi pembelajaran, sekaligus mendorong terciptanya pemerataan pendidikan di era digital. (Red

×