![]() |
| Tambora Media / AI |
BIMA, TM – Kabupaten Bima diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa. Program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah pusat ini direncanakan berlokasi di Desa Pandai, Kecamatan Woha.
Kehadiran Sekolah Rakyat tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan.
“Tanah ini dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima. Saat ini masih dalam tahap kajian teknis untuk menentukan lokasi yang paling tepat,” ujar Iqbal, Jumat (29/5/2026) dilansir Koran Mandalika.
Ia menjelaskan, terdapat dua alternatif lahan yang tengah dikaji dengan luas masing-masing sekitar 13 hektare dan 18 hektare. Kedua lokasi dinilai representatif untuk mendukung pengembangan kawasan pendidikan terpadu.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan gedung baru, melainkan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTB.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang turut meninjau lokasi, menyebut kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Lahannya cukup luas dan sangat memungkinkan. Saat ini kami masih mengkaji lokasi yang paling siap,” katanya.
Namun demikian, sejumlah tantangan teknis masih perlu diselesaikan sebelum pembangunan dimulai. Di antaranya akses jalan menuju lokasi, penataan alur sungai, jaringan listrik, hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya.
“Akses menuju lokasi masih menjadi tantangan. Semua aspek teknis harus dipastikan agar pembangunan berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Saat ini, pemerintah pusat bersama Pemprov NTB terus melakukan koordinasi dan kajian kelayakan. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, Desa Pandai berpeluang besar menjadi pusat Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa.
Program ini diharapkan menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan di NTB serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dan inklusif. (Red)


