-->
×

Tragedi Truk Sapi di Dompu, PPHNI Bima Sampaikan Duka dan Seruan Keselamatan

Thursday, April 2, 2026 | April 02, 2026 WIB | 2026-04-02T12:29:04Z
Pengurus PPHNI Kabupaten Bima


Bima, TM – Pengurus Perhimpunan Peternak dan Pengusaha Hewan Nasional Indonesia (PPHNI) Kabupaten Bima menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan truk pengangkut sapi yang terjadi di wilayah Teka Sire, Kabupaten Dompu, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia yakni, 1 orng wanita istri sopir dan satu orng warga desa tangga, dan sebagian sedang sakit di bawa ke RSUP propinsi NTB.


Ketua PPHNI Kabupaten Bima, Taufik, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh pelaku usaha peternakan di daerah.


“Dengan penuh duka yang mendalam, kami sebagai pengurus PPHNI Kabupaten Bima menyampaikan belasungkawa atas musibah kecelakaan ini. Dua saudara kita telah berpulang dalam peristiwa tersebut,” ujarnya Kamis (2/4/2026).


Menurut pria biasa disapa Aba Fik, kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan gambaran nyata dari kerasnya perjuangan para peternak, sopir, dan pekerja lapangan dalam menjalankan aktivitas distribusi ternak.


“Di balik setiap sapi yang sampai ke pasar, khususnya wilayah Jabodetabek, ada kerja keras, risiko tinggi, bahkan nyawa yang dipertaruhkan. Mereka adalah pejuang ekonomi rakyat yang bekerja dalam sunyi, namun memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” jelasnya. 


PPHNI juga menegaskan bahwa para pelaku usaha di sektor peternakan dan distribusi ternak merupakan bagian penting dari roda ekonomi daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian.


Pengurus PPHNI Kabupaten Bima


Atas nama keluarga besar organisasi, PPHNI Kabupaten Bima menyampaikan beberapa hal, di antaranya ungkapan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.


Selain itu, peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan kerja, termasuk perhatian dan perlindungan terhadap para pelaku usaha peternakan dan distribusi ternak.


“Musibah ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan, serta perlunya dukungan nyata bagi para pekerja di sektor ini. semoga korban lain yang di bawa ke RSUP propinsi NTB cepat di sembuhkan,"tutup Aba Fik. (Red)

×