![]() |
| Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima (Kadispas Kobi), H. Sukarno |
Kota Bima, TM – Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima (Kadispas Kobi), H. Sukarno, menargetkan jumlah peserta Pawai Rimpu tahun 2026 mencapai 85 ribu orang. Target tersebut meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 80 ribu peserta.
Pawai Rimpu dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 mulai pukul 07.00 WITA, dengan rute dari Paruga Nae menuju venue utama di Museum Asi Mbojo.
Dalam upaya menyukseskan kegiatan tersebut, H. Sukarno menegaskan bahwa seluruh elemen pemerintahan akan dilibatkan. Selain itu, pihaknya juga membangun sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk lembaga pendidikan.
“Tahun ini kita bersinergi dengan STIE, yang diketuai oleh Dr. Firdaus. Awalnya sempat terkendala karena kesibukan, namun setelah kami sampaikan pentingnya event ini, akhirnya bisa bersama-sama mendukung,” ujarnya Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, keterlibatan STIE menjadi nilai tambah, mengingat pengalaman mereka dalam menyelenggarakan kegiatan besar seperti STIE Expo yang memiliki konsep serupa dengan Festival Rimpu Mantika (FRM), meski tanpa pawai.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran yang hanya sekitar 25 persen dari tahun 2025 akibat kebijakan efisiensi, pihaknya tetap optimistis event berjalan sukses.
Saat ini, persiapan masih berada pada tahap administrasi dan penguatan sinergitas dengan stakeholder, dengan progres sekitar 30 hingga 35 persen.
“Kita tidak ingin terlalu memaksakan target tinggi. Kenaikan sekitar 5 ribu peserta saja sudah sangat baik. Yang penting kualitas dan partisipasi tetap terjaga,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan event tersebut. Menurutnya, Festival Rimpu Mantika merupakan kebanggaan daerah karena menjadi satu-satunya event di Pulau Sumbawa yang masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara, serta satu dari empat event unggulan di Nusa Tenggara Barat.
“Saya harap semua ikut menjadi bagian dalam menyukseskan event ini, karena ini satu-satunya di Pulau Sumbawa yang masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara. Di NTB sendiri hanya ada empat event, dan salah satunya adalah FRM,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan semua pihak, Pemerintah Kota Bima optimistis Pawai Rimpu 2026 akan berlangsung meriah dan semakin memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional. (Red)


