-->

Notification

×

Angin Kencang Terjang Dompu, Puluhan Rumah Rusak dan Akses Jalan Sempat Lumpuh

Friday, April 3, 2026 | April 03, 2026 WIB | 2026-04-03T13:29:06Z
Kondisi rumah warga 


Dompu, NTB – Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Dompu, Jumat (03/04/2026) sekitar pukul 14.10 WITA. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan rumah warga serta gangguan akses jalan di sejumlah titik terdampak.


Dua wilayah yang paling terdampak yakni Kelurahan Dorotangga dan Kelurahan Bada. Di Kelurahan Dorotangga, sebanyak 6 unit rumah mengalami rusak sedang dan berdampak pada 6 kepala keluarga. Selain itu, akses Jalan Ahmad Yani sempat terganggu akibat pohon tumbang yang menutup badan jalan.


Sementara di Kelurahan Bada, dampak angin kencang lebih luas dengan sekitar 20 unit rumah terdampak dan 20 kepala keluarga harus menghadapi kerusakan pada tempat tinggal mereka. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.


Menindaklanjuti peristiwa tersebut, BPBD Provinsi NTB langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Dompu dan berbagai pihak terkait. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) bersama BPBD Dompu turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan pohon tumbang, asesmen dampak, serta memastikan kondisi warga terdampak.


Proses penanganan di lapangan juga melibatkan unsur TNI/Polri, aparat kecamatan, serta pemerintah kelurahan setempat. Selain upaya penanganan, masyarakat juga diberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.


Saat ini, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga adalah bantuan untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan. Kondisi cuaca sendiri dilaporkan mulai berangsur kondusif, sementara warga bersama petugas terus melakukan pembersihan di sejumlah titik.


BPBD mengingatkan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat agar tetap siaga, mengingat saat ini memasuki periode puncak musim hujan. Berdasarkan prakiraan pada dasarian pertama April 2026, wilayah NTB masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor. (Red

×