![]() |
| SE RSUD Bima |
Bima, TM – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bima saat ini mengalami lonjakan pasien yang signifikan hingga melebihi kapasitas yang tersedia. Terhitung Selasa, 31 Maret 2026, jumlah pasien yang ditangani mencapai 40 orang, sementara kapasitas tempat tidur (TT) yang tersedia hanya 23 unit.
Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, MPH, melalui permakluman resmi kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pasien menyebabkan ruang IGD berada dalam kondisi penuh (overload).
“Untuk mengantisipasi kondisi ini, sebagian pasien saat ini dirawat menggunakan tempat tidur tambahan (extra bed) sambil menunggu ketersediaan ruang rawat inap,” jelasnya melaui rilis resminya selasa (31/3/2026).
Meski berada dalam tekanan akibat lonjakan pasien, pihak RSUD Bima memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal. Seluruh tenaga medis disebut tetap bekerja maksimal dan berkomitmen memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Di tengah situasi tersebut, pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan layanan IGD. Warga dengan kondisi kesehatan yang tidak bersifat darurat atau masih tergolong ringan diminta untuk sementara waktu memanfaatkan layanan di puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat lainnya.
Langkah ini dinilai penting guna memastikan pasien dengan kondisi kritis tetap mendapatkan penanganan cepat dan prioritas.
RSUD Bima juga berkomitmen akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan kapasitas layanan kepada masyarakat secara berkala.
“Atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih,” tutup drg. Ihsan. (Red)


