-->

Notification

×

Bulog Bima Turun Tangan Aksi Blokir Jalan Petani di Woja Dompu, Tegaskan Harga dan Transparansi

Sunday, March 29, 2026 | March 29, 2026 WIB | 2026-03-29T12:17:14Z
Kantor Bulog Cabang Bima


Kota Bima, TM – Kepala Bulog Cabang Bima, Alfan Ghazali, menanggapi aksi pemblokiran jalan yang dilakukan petani di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (28/3/2026). Aksi tersebut dipicu oleh anjloknya harga gabah serta penolakan dari sejumlah gudang penampung, yang membuat petani kesulitan menjual hasil panen mereka.


Menindaklanjuti aksi tersebut, Kepala Bulog Cabang Bima, Alfan Ghazali, langsung turun ke lokasi untuk mendengar secara langsung keluhan para petani padi di wilayah tersebut.


“Kemarin saya sudah turun langsung ke lokasi,” ujar, Minggu (29/3/2026).


Ia menjelaskan, Bulog tetap melakukan pembelian gabah sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. Untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani, Bulog membeli dengan harga Rp6.500 per kilogram. Selain itu, diberikan pula tambahan biaya angkut maksimal Rp200 per kilogram, tergantung jarak tempuh dari lokasi sawah.


“Yang jelas di kami harga pembelian gabah kering panen di tingkat petani Rp6.500 per kilogram, ditambah biaya angkut maksimal Rp200 per kilogram, tergantung jarak tempuh, dan dipotong pajak PPh,” jelasnya.


Alfan menegaskan, dalam proses pembelian gabah, Bulog selalu mengedepankan transparansi. Bahkan, sebelum melakukan pembelian, pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada petani agar tidak terjadi kesalahpahaman.


“Kami tetap transparan mengenai hal tersebut,” tegasnya.


Sementara itu, aksi pemblokiran jalan oleh petani menjadi sinyal kuat adanya persoalan serius dalam tata niaga gabah di tingkat lokal. Para petani berharap adanya solusi konkret agar hasil panen mereka dapat terserap dengan harga yang layak dan tidak lagi menghadapi penolakan dari gudang penampung.
(Red)

×