-->

Notification

×

PKT dan DPRD Kota Bima Desak APH Tangkap Bandar dan Jaringan Besar Narkoba

Wednesday, February 18, 2026 | February 18, 2026 WIB | 2026-02-18T13:22:55Z

Pengurus Karang Taruna Kota Bima, saat melakukan Demontrasi di Kantor DPRD Kota Bima


Kota Bima, - Pengurus Karang Taruna (PKT) Kota Bima menggelar aksi damai menentang peredaran narkoba di wilayah Kota Bima. Aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Kota Bima tersebut menuntut keseriusan aparat penegak hukum (APH) dalam memberantas jaringan dan bandar narkoba, bukan hanya menyasar para pengguna.


Dalam aksi itu, massa Karang Taruna mendesak DPRD Kota Bima untuk bersama-sama mengambil peran aktif melawan mafia narkoba yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. Mereka membawa sejumlah poster dan spanduk berisi seruan perang terhadap narkoba serta tuntutan penegakan hukum yang adil dan tegas.


Ketua Karang Taruna Kota Bima, Amirudin, dalam orasinya menegaskan bahwa peredaran narkoba telah merusak masa depan generasi muda. Ia meminta DPRD dan APH tidak tinggal diam serta berani mengungkap dan menangkap para bandar besar yang menjadi aktor utama peredaran barang haram tersebut.


“Kami meminta DPRD Kota Bima untuk berdiri bersama rakyat. Jangan biarkan bandar narkoba berkeliaran, sementara anak-anak muda kita menjadi korban,” tegas Amirudin.


Menanggapi aksi tersebut, anggota DPRD Kota Bima menyatakan sikap tegas dengan mengutuk keras perilaku oknum mantan Kapolres Bima Kota dan oknum mantan Kasat Narkoba yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba. DPRD menilai perbuatan tersebut telah melukai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.


Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, menegaskan bahwa aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun BNN, harus mengubah pola penindakan.


“APH seharusnya lebih fokus menangkap bandar dan jaringan besar narkoba. Jangan hanya menangkap para pemakai yang sejatinya juga korban dari virus narkoba,” ujar Alfian.


Ia menambahkan, DPRD Kota Bima mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan, serta mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus narkoba di daerah.


Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Karang Taruna berharap suara mereka menjadi alarm keras bagi semua pihak agar perang melawan narkoba di Kota Bima benar-benar dilakukan secara serius dan menyentuh akar permasalahan. (Red

×